PERAN ORANG TUA DAN GURU BIMBINGAN KONSELING (BK) TERHADAP PENINGKATAN PENDIDIKAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI UPT SPF SMP NEGERI 17 MAKASSAR

Authors

  • Masding Universitas Pejuang Republik Indonesia
  • Reza Mulyawan Universitas Pejuang Republik Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.46306/jurinotep.v4i3.281

Keywords:

pendidikan karakter, peran orang tua, guru bimbingan konseling, siswa SMP

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran orang tua dan guru Bimbingan Konseling (BK) dalam meningkatkan pendidikan karakter peserta didik di UPT SPF SMP Negeri 17 Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan kombinasi metode kualitatif dan kuantitatif. Subjek penelitian adalah 35 siswa yang dipilih sebagai responden dari total populasi 55 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan kondisi nyata di lapangan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua dan guru BK dalam meningkatkan pendidikan karakter siswa tergolong baik dan positif. Hal ini ditunjukkan oleh dominasi jawaban responden pada kategori A sebesar 71,6%, sementara kategori B sebesar 9,2% dan kategori C sebesar 19,2%. Temuan ini mengindikasikan bahwa sebagian besar siswa merasakan adanya dukungan, bimbingan, serta arahan dari orang tua dan guru BK dalam pembentukan karakter mereka. Selain itu, sinergi antara lingkungan keluarga dan sekolah terbukti memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pembentukan sikap, nilai, dan perilaku positif siswa.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kolaborasi antara orang tua dan guru BK memiliki peran penting dalam memperkuat pendidikan karakter peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas komunikasi dan kerja sama antara pihak sekolah dan keluarga guna mencapai tujuan pendidikan yang lebih optimal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ali Imron, Manajemen Peserta Didik Berbasis Sekolah (Jakarta: Bumi Aksara, 2011).

Aqib,Zanal&Sujak (2011). Panduan dan Aplikasi Pendidikan Karakter .Penelitian Pendidikan. Bandung :Yrawa Widya

Bajaovic,M.Rizzo,K&Engemann,J. (2009). Character Education Re Conceptualized for Practical Implementation. Canadian Journal of Educational Administration and policy

Battistich,V. (2011). Character Education: Preventation and Positive Youth Development. White PaperBattisch :Universityof MissouriSt.Louis

Berkowitz,M.W. (2002). The Science of Character Education in W.Damon(Ed) Bringing in Character Education. pp 43-63 Stanford,CA :Hoover Institution Press

Berkowitz,M.W.&Bier,M.C.(2007). What Works in Character Education? Journal of research in Character Education 15(1) 29-48

Berkowitz,M.W.&Bier,M.C.(2014). Research Based Fundamentals of the Effective Promotions of Character Development in Schools.pp248-260 New York :Routledge

Berkowitz,M.W.&Hoppe,M.A.(2009). Character Educationand Safted Children High Ability Studies 20(2) 131-142

Dewa Ketut Sukardi, Dasar-Dasar Bimbingan dan Penyuluhan di Sekolah (Surabaya: Usaha Nasional, 1983)

Dewa Ketut Sukardi, Pengantar Teori Konseling (Jakarta: Ghalia Indonesia, 1985).

Dewa Ketut Sukardi, Proses Bimbingan dan Penyuluhan di Sekolah (Jakarta: Rineka Cipta, 1995).

Frye,Mike,atall(Ed)(2002). Character Education Informational Handbook and Guide for Support and Implementation of the Student Citizen. North California: Public Schoolof North California

Gunarsa D. Singgih, Konseling Psikoterapi (Jakarta: Gunung Mulia, 2009).

Gunawan,H(2012). Pendidikan Karakter Konsep dan Implementasi. Bandung :Alfabeta

Hallen A., Bimbingan dan Konseling dalam Islam (Jakarta: Ciputat Pers, 2002).

Hasanah,(2012). Pendidikan Karakter Berprespektif Islam. Bandung :Insan Komunikan

Helterbran,VR&Strahler,Br (2013). Children as Global Citizens:A Socratic Approach to Teaching Character. Childhood Education Doi:10.1080/00094056.2013.830902

Hoge,J.(2002). Character Education, Citizenship Education and the Social Studies. 93(3)103-108

Hunter,J.D.(2000). The Death of Character :Moral Education in A Age without God or Evil.New York:Basic Book

I Djumar dan Moh. Surya, Bimbingan dan Penyuluhan di Sekolah (Bandung: Gunung Mulia, 2000)

Ita Rosita,”Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Modeling”,Kedisiplinan Berpakaian, Layanan Bimbingan Kelompok, Teknik Modeling, 4 April, 2017

Kamaluddin. “Bimbingan dan Konseling Sekolah”. Jurnal pendidikan dan kebudayaan, Vol. 17, No. 4, 2011.

Khan, Y(2010). Pendidikan Karakter Berbasis Potensi Diri. Yogyakarta :Pelangi Publishing

Sugiyono,(2005) Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung : Alfabeta

Sukmadinata,(2005) Metode Penelitian Pendidikan. Bandung : Remaja Rosda Karya

Totok Santoso, Layanan Bimbingan Belajar di Sekolah Menengah (Semarang: Satya Wacana, 1988).

Tyra,C.(2012) Bringing Books to Life:Teaching Character Education through Children. Literature Rising Ride (5)1-10

Undang-Undang No.20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional

Warni,S,(2013) Integrasi Pendidikan Karakter dalam Perkuliahan. Jurnal Pendidikan Karakter Vol.3 No. 1 Februari 2013.

WS. Winkell, Bimbingan dan Konseling di Institusi Pendidikan (Jakarta: Gramedia Widiasarana, 1997).

Zubaedi,(2011) Desain Pendidikan Karakter :Konsepsi dan Aplikasinya dalam Lembaga Pendidikan. Jakarta:Kencana

Zufan Saam, Psikologi Konseling (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2013)

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Masding, & Mulyawan, R. . (2025). PERAN ORANG TUA DAN GURU BIMBINGAN KONSELING (BK) TERHADAP PENINGKATAN PENDIDIKAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI UPT SPF SMP NEGERI 17 MAKASSAR . Jurnal Inovasi Dan Teknologi Pendidikan, 4(3), 929–941. https://doi.org/10.46306/jurinotep.v4i3.281